Menteri PUPR Berkunjung Ke Kabupaten Sintang


Sintang , 13/02/2020. Kabupaten Sintang Kementerian Pekerjaan Umun Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Berkunjung Ke Kabupaten Sintang Guna Meninjau Sejumlah Bangunan Dan Juga Secara Langsung Meresmikan empat Rusun Di kabupaten Sintang, Rusun Seminari, Rusun STT Immanuel, Rusun RSUD Ade. M. Djoen dan Rusun Ponpes agropolitan Nurul Maarif Sintang.

Di Dampingi Ketua Komisi V DPR RI Lazarus,S.sos,M.si Salah Satu Rusun Yang Di Resmikan Oleh Menteri Pekerjaan Umun Dan Perumahan Rakyat (PUPR) DR.ir.Mochamad Basuki Hadimulyono,M.sc. yaitu Rumah Susun Seminari Di Jl.Teluk menyurai sintang,  yang Di Hadiri Bupati Sintang, dr.H Jarot Winarno,Wakil Bupati Drs.Askiman,Mm, Sekda Sintang Yosepha Hasnah, OPD, Anggota Dewan Dan Juga petinggi Seminari, pastor Dan para tamu undangan yang hadir pada acara peresmian Tersebut.

Dalam Sambutannya Bupati Sintang dr.Jarot Mengatakan negara hadir di tengah-tengah masyarakat dengan berbagai kegiatan pembangunan yang Bapak menteri beserta jajaran kementerian PUPR hadirkan di Kabupaten Sintang dalam 4 tahun terakhir telah dibangun Jalan paralel perbatasan wilayah kabupaten Sintang sepanjang 143 KM garis batas dengan Malaysia dibangun Jalan akses dari kota Sintang menuju ke daerah perbatasan.

"Di hibahkan oleh Bapak menteri rangka baja untuk jembatan ketungau 2 dibangun oleh kementerian PU PR 4 buah jembatan gantung, rumah susun 4 buah yang hari ini akan resmikan secara serentak kemudian banyak program penguatan tebing sungai Melawi, tebing sungai Kapuas, penarikan air baku dari bukit saran dan bukit sada di  serawai, berbagai program pengolahan air bersih program sanitasi dan air bersih di banyak desa dan yang terasa betul oleh masyarakat adalah rehabilitasi rumah tidak layak huni yang dirasakan oleh ratusan kepala keluarga di Kabupaten Sintang, Terima kasih tentu ini semua juga berkat dukungan dorongan dari ketua komisi 5 DPR RI yang merupakan putra terbaik Sintang." Ungkap nya.

Sementara itu Ketua Komisi V DPR RI  Lazarus,S.sos beberapa hal yang di sampaikan diantaranya mengatakan manfaat luar biasa karena selama ini seminar ini tidak punya asrama  jadi ada anak calon imam yang menuntut ilmu di sini, sehingga mereka tinggal di luar,  jadi tinggal di luar artinya tingkat kegagalan untuk jadi imam tinggi, mungkin godaan banyak di luar, Jadi mudah-mudahan nanti Dengan hadirnya asrama ini bisa menaikkan persentase siswa yang nanti bisa jadi imam karena memang umat Katolik di Sintang imamnya sedikit, sementara bisa jadi pastor itu tidak mudah" Ungkap lazarus

Menteri PUPR Dr. ir.Mochamad Basuki Hadimulyono,M.sc saat memberikan sambutan dan Secara langsung meresmikan Rusun Seminari ini mengungkapkan "pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas pemerintah kabinet Indonesia maju lima tahun kedepan, meneruskan pembangunan yang dilakukan 5 tahun yang lalu karena semuanya ini semuanya ini kita lakukan hanya untuk mengejar ketertinggalan kita atas ketersediaan infrastruktur yang kita punyai saat ini, sampaikan tentang konektivitas khususnya di  pulau Kalimantan, bangun pintu lintas batas negara jalan perbatasan, mudah-mudahan sudah tembus semua dengan kerja sama kami dengan TNI angkatan darat dan mudah-mudahan tahun ini semua kan sudah lagi itu hanya untuk mengejar ketertinggalan kita dalam rangka menuju Indonesia yang lebih baik khususnya yang di kawasan perbatasan" ungkapnya.

Menteri juga mengatakan sempat Berbincang Bersama Bupati Sintang di Bandara soal infrastruktur jalan dan juga ternyata masih ada anak-anak sekolah di perbatasan khususnya di kecamatan merakai yang anak didiknya harus menempuh jalan jauh guna mendapatkan ilmu, dan sudah tentu juga membutuhkan bangunan Rusun seperti ini guna dapat berlajar lebih baik lagi.

"ternyata masih ada kebutuhan untuk anak didik kita di merakai di ketungau tengah di sana ke SMA yang anak-anak yang berasal dari kampung-kampung yang jauh dari sekolah mungkin butuh juga seperti ini sehingga mereka bisa belajar lebih baik daripada kos-kosan yang tersebar di sekitarnya", pungkas nya.


(E.diko)
Diberdayakan oleh Blogger.