Deklarasi ODF Ini Kata Ketua DPRD Sintang




Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny menghadiri deklarasi Open Defecation Free (ODF) di Desa Mungguk Kelapa Kecamatan Ketungau Hilir, Jumat.  28 February lalu.

“Saya berharap kedatangan saya bersama dengan bapak Bupati ini bisa memberi harapan baru untuk pembangunan di desa ini, karna kan jarang juga bupati hadir lalu ketua DPRD pun hadir,” ujar Ronny disambut riuh tepuk tangan oleh warga yang hadir. 

Ketua DPRD termuda se-Indonesia itu juga memberikan pujian kepada semua pihak yang terlibat dalam proses ini hingga dilakukan deklarasi ODF ini. Karna seperti diketahui, untuk mengusahakan deklarasi ini melalui proses panjang, mulai dari pembangunan jaringan air bersih, kemudian pembangunan polindes dan pembangunan jamban di rumah-rumah warga. 

“Saya himbau untuk seluruh masyarakat dengan ini bersedia merubah cara hidup kita, yang dulunya masih buang air besar di hutan, di kebun sekarang di wc. Lalu wcnya juga dibersihkan dengan air yang sudah mudah dijangkau, di dekat rumah,” kata Ronny. “Kami harap dengan dibantu fasilitas oleh pemerintah seperti ini, masyarakat dapat menggunakan dengan baik serta menjaga dan merawatnya. Ini semua untuk hidup kita yang lebih baik lagi, ” pesan politisi Partai Nasional Demokrat itu. 

Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno mengatakan bahwa persoalan kesehatan di desa-desa khususnya dipedalaman sejak lebih dari 30 tahun yang lalu hingga sekarang masih belum banyak berubah. Serangan penyakit yang kerap muncul di masyarakat seputar dari dampak-dampak terganggunya pencernaan dan gaya hidup yang kurang bersih. 

“Kita tuk dah ada air bersih dan ada wc, jadi ndai tau lagi birak barang ari (BAB sembarangan) bah,” kata dr. Jarot. “Selain itu, ingat juga untuk cucilah tangan sebelum kita makan, setelah kita birak, setelah kita pulai dari kebun,” lanjutya dengan fasih menerangkan dalam bahasa setempat. 

Turut hadir dalam kegiatan itu, anggota DPRD lainnya, Kartimia dan Zulherman. Selain itu tampak juga sejumlah pimpinan dan perwakilan OPD di lingkungan pemerintah daerah Sintang.
Diberdayakan oleh Blogger.