Kadis Disperidagkop Dampingi Wakil Bupati Sintang Pantau Ketersediaan Barang



Di tengah Isu dan keadaan yang Berat Dalam Menghadapi Pandemi coronavirus Serta sempat ada isu penutupan Pasar di kabupaten Sintang beberapa hari lalu yang ternyata adalah berita Hoax. H.Sudirman serta sejumlah pejabat penting lainya Dampingi Langsung wakil Bupati Sintang Drs.Askiman,MM Memantau langsung Ketersediaan Barang Di beberapa Pusat Perbelanjaan Di Kota Sintang. Kamis kemarin.

Adapun Rute yang Di lalui Adalah dari  Apotek Kita, Apotek Karitas di Jalan Patimura, Agen Beras Toko Multi Platinum di kilometer 4,  Agen Sembako Toko SMS, Mini market Alfa mart dijalan MT. Haryono Simpang Tugu Jam,  Mini Market Indomart di Jalan Lintas Melawi, dan Intan Market Lintas Melawi.

Dari Pantauan yang dilakukan Hampir semua ketersediaan Barang Di kabupaten Sintang tercukupi Hanya ketersediaan Gula pasir saja yang mengalami sedikit kekurangan.

Dalam kesempatan tersebut  Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang H. Sudirman menjelaskan, dengan kelangkaan stock Gula Pasir ini , akan memanggil semua pihak management baik toko modern dan para agent guna meminta keterangan dengan terkait  kondisi kelangkaan gula pasir ini.

Sementara itu Usai melakukan pantauan Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman,MM  menyatakan,  bahwa persediaan stok  saat ini masih aman, hanya gula pasir yang terjadi kekurangan dan terjadi lonjakan harga  yang cukup siknifikan di kisaran harga sekitar dua puluh ribu rupiah perkilogram, Askiman menyatakan ini  menjadi persoalan bagi semua pihak bahwa persediaan barang di gudang yang kurang  karena keterbatasan jumlah barang import yang masuk, akibat Susana Covid 19 saat ini, Ia berharap  produksi lokal Indonesia seperti gula pasir bisa mencukupi kebutuhan dalam negeri, sedangkan untuk stok dan harga barang lainnya masih relative stabil.

“sebagai langka antisipasi  kita  berkaitan dengan isu Covid 19 ini, tentunya kita juga melihat ketersediaan barang  seperti alat perlengkapan pencegahan nya,  seperti masker, handsanitizer terlihat masih kurang dan kita juga sudah berpesan dengan pelaku usahanya  untuk segera  dapat menyediakan nya termasuk desinfektan , agar  mampu mencukupi kebutuhan masyarakat” jelas  Askiman.

Diberdayakan oleh Blogger.